Minggu, 02 Maret 2014

Gowes Bareng Cabe Rawit LDII

Gowes bareng Cabe Rawit adalah salah satu acara yang diadakan oleh Guru cabe rawit kupang krajan dan Banyu urip. Acara ini dilaksanakan pada waktu pagi hari dari masjid Sirotol Jannatin Na’im yang terletak di jalan Kupang Krajan menuju ke Taman Bungkul. Acara ini dilaksanakan pada tanggal 7 februari 2014 dengan menunggangi sepeda ontel masing – masing.
Acara bersepeda ini diikuti oleh hampir seluruh cabe rawit dari kelompok kupang krajan dan banyu urip, mereka sangat bersemangat dalam melaksanakan gowes bersepeda bersama, “saya sangat senang dapat mengadakan acara bersepeda santai pada pagi hari ini dengan murid cabe rawit saya, karena saya tau, banyak sebagian mereka mungkin pusing terhadap tugas – tugas sekolah yang menumpuk, dan sebagian mereka menginginkan refresing dan menenangkan fikiran tidak hanya mengaji di masjid dan bersekolah melainkan dapat menyegarkan fikiran dan dapat meningkatkan kerukunan antar sesama serta meningkatkan semangat mengaji mereka.” Ujar Tamrin selaku guru cabe rawit mereka.
Acara ini tidak hanya diikuti oleh guru cabe rawit dan muridnya melainkan para Pembina cabe rawit yang bukan guru mereka juga ikut gowes bersama dengan tujuan untuk meramaikan acara dan mengawasi jalannya bersepeda mereka.
Selama di perjalanan, mereka menyempat – nyempatkan untuk berfoto bersama – sama, tepatnya di depan KBS (Kebun Binatang Surabaya). Alasan guru cabe rawit memilih gowes bersepeda karena bersepeda merupakan kegiatan yang menyenangkan serta menyehatkan bagi tubuh, dan banyak dari salah satu dari mereka yang mempunyai sepeda pancal.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kerukunan antar cabe rawit dan para guru yang sudah membimbing mereka, karena tidak semua adik cabe rawit yang akur dengan sesama temannya, terkadang mereka juga tidak rukun dengan guru - guru mereka.

            Dengan diadakannya gowes cabe rawit ini diharapkan cabe rawit mampu meningkatkan kerukunan, kekompakan, serta kerja sama yang baik baik antar teman maupun guru, sehingga dapat menjadi adik cabe rawit yang soleh / solehah, dan berakhlakul karimah.